Senin, 09 November 2009

YANG MENJADI TEGAR KARENA DAKWAH

Beberapa kali kutemukan orang-orang yang di luar dugaanku. Ya mereka aktivis kampus yang kerjaannya ngajakin mahasiswa lain kajian, belajar, dakwah, hormati ortu, bawaannya baca buku.
Terkadang heran juga melihat aktivitas mereka yang seabreg, kerjaan yang setumpuk, berangkat ba'da subuh pulang ba'da maghrib.

Aku kenal mereka, mereka pemuda ataupun pemudi yang pemberani, kalo ada hal yang salah mereka akan memberikan koreksi dan kalo mereka salah mereka juga senang dievaluasi. Dari tampilan, mereka suka tersenyum dan jabat tangan, itu yang khas ku lihat dari mereka. pakaian mereka rapi, bersih. mereka orang-orang yang bersemangat dalam tiap aktivitasnya.

Ya, saat itu yang aku pikirkan tentang mereka... Orang tua mereka pastilah orang tua yang sangat memegang teguh agamanya makany anak-anaknya sholeh/ah seperti mereka. Orang tuanya pastilah orang yang berkecukupan hingga putra/i nya adalah meraka itu yang senantiasa bersemangat. Hingga suatu sore aku tahu, diantara mereka ada yang berasal dari keluarga broken home, ada yang keluarganya bahkan tak seiman. Dari segi ekonomi, ada yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja kalo tidak mau dibilang dibawah rata-rata. Saat aku berkesempatan berkunjung ke beberapa rumah mereka akupun tahu rumah mereka ada yang jauh di pelosok desa, tandus dengan rumah kayu yang biasa-biasa saja.

Saat aku tahu kebiasaan hidup mereka aku semakin kagum dengan mereka. Diantara mereka ada yang sangat prihatin untuk makan di kost, ada yang apabila sedang di rumah terbiasa memberi makan ayam piaraan tiap pagi, ada yang sukanya bantu bapak ibunya ke sawah dan ladang.
Subhanalloh, para pahlawan bangsa ini di masa yang akan datang. mereka yang tawadhu'. Mereka yang menjadi tegar dan kuat di jalan dakwah.

Kemuliaan itu bersama dakwah dan kehinaan itu adalah ketika meninggalkan dakwah.

Rabu, 04 November 2009

Beberapa tahun yang lalu Allah Mengenalkanku dengan para penulis yang luar biasa hebat lewat tulisan-tulisan mereka dan akupun bermimpi untuk dapat bertemu dengan mereka. Dahulu di SMA ada seorang kakak tingkat angkatan 2002 yang mengajariku dan teman-teman dalam dakwah ini, mendampingi kami, bercerita banyak pada kami tentang dakwah di kampusnya, berbagai cerita indah dan berbagai rintangan yang menghadang ia ceritakan dan di pikiran kamipun terbayang kisahnya. Gemilang Perjuangan mahasiswa yang luar biasa mengagumkan hingga layak tertoreh dalam buku sejarah bangsa ini.
Dan kini.... di Kota batik ini...
Aku bertemu dan dapat belajar langsung dari beliau para penulis hebat. Dan sekarang disini aku dapat merasakan dan mengahadapi apa yang dulu pernah terbayang.
dan hari ini...
Aku dengan mata kepalaku sendiri menyaksikan bahwa sungguh luar biasa kekuatan seorang pemuda Muslim itu

Sebuah kata yang kuingat
Katakan Hitam Adalah Hitam
dan Katakan Putih adalah Putih
Tiada Kata Jera Dlam Perjuangan
Hidup Mahasiswa !!!
Hidup Rakyat Indonesia !!!

Ya Rabb. jadikanlah aku seorang Pemenang bersama Orang-Orang Yang MENANG di jalanMU

Minggu, 01 November 2009

LIHATLAH MEREKA

Inspirasi Pagi...
Kumpulkan Energi baik...
Berjalan-jalanlah di pagi yang masih gelap
Kala kabut masih menutupi jalan-jalan itu
kala dedaunan masih basah
Kala embun di ujung rumput belum kering
Kala sholat subuh baru saja usai ditegakkan
dan doa dilantunkan ke langit cerah
Kala matahari hampir muncul

Kumpulkan Semangat pagi
Saat ayam jantan tak kalah menyemangati
Saat badan masih kuat
Ketika kicau burung riang menggema
Saat khusyuk
Alam bertasbih dalam dzikir pagi

Lihatlah Mereka
Lelaki-lelaki itu...
Mengangkat cangkul menuju sawah dengan senyum cerah
Mengayuh sepeda menemui murid-muridnya harapan bangsa
Mulai mengatur bus-bus di terminal
Atau menggorek-gorek tumpukan sampah

Sang Pemberi Rezeki menjadikan dada mereka penuh OPTIMISME

Lihatlah Mereka
Perempuan-perempuan itu
Menggendong barang dagangan ke pasar
Membuka warung-warung jualan
Meniup tungku di dapur
Mengusap keringat karena panasnya api dapur
Tersenyum sumringah melihat anak-anak mereka berseragam rapi dengan membawa tas sekolah

Sang Maha Kuasa menjadikan dada mereka penuh OPTIMISME