JALAN
Seperti apa yang baru saja aku lewati... mungkin seperti itulah jalan kehidupan. Ceritanya begini, baru saja aku jalan dari mipa ke belakang kampus, seperti biasa...melewati trotoar yang mungkin jaraknya 250an meter melewati trotoar yang panjang. Mungkin besok ya kalo trotoarnya dah di kasih atap, kayaknya enak... keburu lulus..amiin.
Tapi bukan itu yang kupikirkan . Yang kupikirkan adalah bagaimana aku bisa sampai ke tujuanku, ke gerbang belakang UNS yang sudah terlihat di depan mata. Tentunya jika aku terus berjalan ke arah sana aku akan sampai di gerbang itu. Hanya saja apa yang kukerjakan sembari aku jalan??? Terus-terusan melihat mobil dan motor melaju cepat mendahuluiku, mencapai gerbang itu dengan cepat, terbersit angan 'andai akua naik motor... tentunya lebih cepat sampai' dan aku terpacu untuk mempercepat langkah. Mataku hanya fokus ke arah gerbang itu dan nafasku terengah, lelahpun mulai terasa... dan agak pusing. DAN setelah sampai gerbang tenagaku habis, untuk aktifitas selanjutnya jadi agak terhambat. Itu biasanya...
Kali ini berbeda, kali ini di jalan tepatnya diperempatan utara mipa aku bertemu saudariku. Kita saling bersalaman , tegur sapa dan kemudian kami berpisah. Aku lanjutkan perjalananku ke gerbang belakang. Letak pintu gerbang tetap disana dan aku melihatnya dengan jelas. Sesekali kusempatkan ku perhatikan mobil dan motor yang melaju meninggalkanku. Mataku melihat ke sekeliling, hari ini langit cerah tidak terlalu panas, tumben, biasanya solo puanas. Mungkin nanti siang. Tapi kalau Allah dah berkehendak, apa sich yang sulit... Rumput rumput segar, araucaria yang berdiri tegak berjajar di taman tengah jalan, indah. Mengungkapkan bahwa Allah masih mengijinkan fotosintesis berjalan dalam sel-sel makhluk itu. tak terasa aku sudah berada hampir di depan Nurul huda Tercinta. Para Pekerja Peradaban sedang bekerja keras menegakkan bangunan impian para ADK UNS. Semoga barokah, InsyaAllah. Tapi, yang kadang membuat kami anak biologi tidak sepakat yaitu penebangan hutan NH... yang dulu sejuk rimbun sekarang tinggal beberapa pohon. Mudah mudahan kelak kalau Nurul huda Impian sudah berdiri tegak, akan lebih sejuk... Di sisi utara, bukit depan NH sedang dikeruk, mungkin untuk membuat rata pondasi. Hmm... alhamdulillah tak terasa capek, aku telah berad di gerbang belakng UNS. Koq cepet ya... beda dengan biasanya...
Hal "plus" yang kudapatkan dari perjalananku tadi...anatara lain...
NIKMATI PROSES
LIHATLAH orang lain yang sukses dan lanjutkan perjalanan perjuanganmu
Jangan terburu-buru
Jangan suka makan makanan instan! tidak baik bagi kesehatan jasad, ruh dan fikri.
BERSYUKURLAH !
HADAPI HARI-HAri dengan Senyuman dan keikhlasan, biar tetep semangat.
Tapi bukan itu yang kupikirkan . Yang kupikirkan adalah bagaimana aku bisa sampai ke tujuanku, ke gerbang belakang UNS yang sudah terlihat di depan mata. Tentunya jika aku terus berjalan ke arah sana aku akan sampai di gerbang itu. Hanya saja apa yang kukerjakan sembari aku jalan??? Terus-terusan melihat mobil dan motor melaju cepat mendahuluiku, mencapai gerbang itu dengan cepat, terbersit angan 'andai akua naik motor... tentunya lebih cepat sampai' dan aku terpacu untuk mempercepat langkah. Mataku hanya fokus ke arah gerbang itu dan nafasku terengah, lelahpun mulai terasa... dan agak pusing. DAN setelah sampai gerbang tenagaku habis, untuk aktifitas selanjutnya jadi agak terhambat. Itu biasanya...
Kali ini berbeda, kali ini di jalan tepatnya diperempatan utara mipa aku bertemu saudariku. Kita saling bersalaman , tegur sapa dan kemudian kami berpisah. Aku lanjutkan perjalananku ke gerbang belakang. Letak pintu gerbang tetap disana dan aku melihatnya dengan jelas. Sesekali kusempatkan ku perhatikan mobil dan motor yang melaju meninggalkanku. Mataku melihat ke sekeliling, hari ini langit cerah tidak terlalu panas, tumben, biasanya solo puanas. Mungkin nanti siang. Tapi kalau Allah dah berkehendak, apa sich yang sulit... Rumput rumput segar, araucaria yang berdiri tegak berjajar di taman tengah jalan, indah. Mengungkapkan bahwa Allah masih mengijinkan fotosintesis berjalan dalam sel-sel makhluk itu. tak terasa aku sudah berada hampir di depan Nurul huda Tercinta. Para Pekerja Peradaban sedang bekerja keras menegakkan bangunan impian para ADK UNS. Semoga barokah, InsyaAllah. Tapi, yang kadang membuat kami anak biologi tidak sepakat yaitu penebangan hutan NH... yang dulu sejuk rimbun sekarang tinggal beberapa pohon. Mudah mudahan kelak kalau Nurul huda Impian sudah berdiri tegak, akan lebih sejuk... Di sisi utara, bukit depan NH sedang dikeruk, mungkin untuk membuat rata pondasi. Hmm... alhamdulillah tak terasa capek, aku telah berad di gerbang belakng UNS. Koq cepet ya... beda dengan biasanya...
Hal "plus" yang kudapatkan dari perjalananku tadi...anatara lain...
NIKMATI PROSES
LIHATLAH orang lain yang sukses dan lanjutkan perjalanan perjuanganmu
Jangan terburu-buru
Jangan suka makan makanan instan! tidak baik bagi kesehatan jasad, ruh dan fikri.
BERSYUKURLAH !
HADAPI HARI-HAri dengan Senyuman dan keikhlasan, biar tetep semangat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar